Sayuran Pelangi Cegah Kanker

METABOLISME secara sederhana dapat diartikan sebagai reaksi kimia yang terjadi dalam tubuh makhluk hidup. Metabolisme yang macet atau tak bekerja baik ternyata bisa memicu terjadinya kanker, termasuk kanker payudara.

“Metabolisme tubuh manusia bekerja seperti komputer super canggih yang mempunyai banyak tombol. Suatu ketika tombol ini bisa saja rusak, atau mampet atau tidak bekerja dengan baik. Nah di situlah terjadi ketika metabolisme ini tidak benar, tubuh kita akan mengalami sakit, kata Winda Ekayanti, ahli gizi dari Unicity dalam acara Pink Ribbon,”Strong, Against Breast Cancer”, di Grand Aston Medan, akhir pekan lalu (21/10/2017).

Pada acara yang diadakan oleh St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou ini, Winda juga memberikan tips metabolisme tubuh optimal. Langkah utama adalah menjaga pola makan sehat dengan gizi seimbang. Makanan kita sebaiknya mengandung makro nutrien seperti karbohidrat, protein, vitamin dan mineral.

Karbohidrat bisa didapatkan dari nasi, umbi-umbian, mie, roti, dalam jumlah terbatas. Protein dari daging, kacang-kacangan, telur. Lemak sehat dari tumbuh-tumbuhan berasal antara lain dari olive oil, canolla, sun flower oil, dan omega 3 dari ikan. Sementara sumber vitamin dan mineral paling banyak bisa didapatkan dari konsumsi buah dan sayur mayur.

Meski segar dan nikmat, makan buah sebaiknya juga tidak berlebihan terdapat kandungan gula buah atau fruktosa yang juga mengandung karbohidrat. Sedangkan sayuran bisa kita nikmati dengan jumlah yang lebih banyak dan variatif karena kaya vitamin, mineral dan antioksidan.

Winda juga menjelaskan, “Antioksidan ini sangat baik untuk sel tubuh kita melawan radikal bebas. Radikal bebas ini salah satu yang menjadi penyebab mengapa orang bisa terkena kanker. Jadi Anda bisa makan sayur beraneka warna dan ragam, banyak jumlahnya karena sayuran ini kalorinya kecil. Kita bisa konsumsi sayuran berwarna pelangi, seperti merah, kuning, hijau, biru, ungu setiap hari usahakan semua ada dan dikonsumsi dengan jumlah seimbang,” kata lulusan Master of Nutrition and Dietetics dari University of Sydney ini lebih lanjut.

Manfaat menjaga kesehatan dan pola makan bisa membantu mempertahankan berat badan, membantu tubuh bertahan dari penyakit dan menjalani terapi, mengurangi risiko infeksi, membantu proses penyembuhan, dan membantu mempertahankan kekuatan fisik, serta meningkatkan kualitas hidup.

Tidak hanya pola makan, upaya mencegah kanker lainnya bisa dengan rutin berolahraga ringan setiap hari selama 30 menit, seperti jalan kaki, jogging, atau berenang. Selain itu pastikan untuk selalu cukup istirahat, hindari stres, merokok, minum alkohol, dan polusi. (mela/jp)

Get in Touch

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Related Articles

RUU PKS : Semua Peduli, Semua Terlindungi

RUU Penghapusan Kekerasan Seksual sudah masuk dalam Prolegnas Prioritas 2021, setelah sempat gagal dibahas pada Prolegnas 2014-2019 lalu. Sejak diusulkan pada 2012, para pendukung...

Menlu Retno Ajak Perempuan Jadi Agen Perdamaian

Investing in women is investing in brighter future. Dalam terjemahan bebasnya, artinya "berinvestasilah" pada perempuan untuk masa depan yang cerah. Ini menjadi kalimat penutup...

FJPI dan IDNTimes Gelar #NgobrolSeru Bersama Menlu Retno Marsudi

Forum Jurnalis Perempuan Indonesia dan IDNTimes kembali menggelar webinar. Kali ini mengambil tema “Perempuan dan Perdamaian Dunia” yang akan menghadirkan Menteri Luar Negeri RI...

Get in Touch

471FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Posts