Vonis 3 Tahun Penipu Properti

‪Taslim, terdakwa penipuan jual beli empat unit rumah toko (Ruko) senilai Rp17,5 miliar divonis 3 tahun penjara oleh PN Medan Kamis (29/1/2015). Majelis hakim yang diketuai Waslim Simbolon SH menyatakan terdakwa Taslim terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana sebagaimana yang diatur dan diancam dalam Pasal 378 jo Pasal 55 dan 56 KUHPidana tentang Penipuan. Hukuman ini lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) beberapa waktu lalu yakni 3,5 tahun penjara.

Taslim sendiri saat ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penipuan ini tidak sendirian.

Ia melancarkan aksi itu bersama istrinya, A Ngo alias A Moe dan anaknya, Bobby. Berkas mereka berdua secara terpisah, namun hanya Taslim yang diseret ke pengadilan. Bobby dinilai berperan menerima uang sebesar Rp60 juta dari korban, IW. Satu keluarga ini sebelumnya pernah dilapor ke polisi terkait beberapa kasus penipuan dan penggelapan. Sedangkan barang bukti diamankan polisi yakni sertifikat palsu hak milik No 535 tanggal 20 Desember 2000 atas nama Halim Wijaya dan foto copy risalah lelang No 349/2009 tanggal 12 Juni 2009. Selanjutnya, satu unit mobil CRV, satu unit BMW sport dan beberapa hasil yang diduga berasal dari penipuan tersebut.

Menanggapi vonis ini, di luar persidangan, korban IW mengaku kecewa karena hanya Taslim yang dihukum. “Seperti yang kita ketahui tersangkanya juga ada A Ngo dan Bobby. Seharusnya mereka juga dihukum,” ujarnya kepada wartawan.

Ia juga memohon agar Kapolda Sumut dan aparat penegak hukum lainnya untuk menindaklanjuti kasus tersebut dan kembali melakukan penahanan terhadap A Ngo dan Bobby. “Aparat penegak hukum harus cepat melimpahkan berkas A Ngo dan Bobby. Ini demi terciptanya rasa keadilan terhadap masyarakat. Sudah banyak juga laporan pengaduan masyarakat terhadap A Ngo. Harus segera diproses agar tidak ada korban-korban lainnya,” paparnya (jpI)

Get in Touch

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Related Articles

Menlu Retno Ajak Perempuan Jadi Agen Perdamaian

Investing in women is investing in bright future. Dalam terjemahan bebasnya, artinya "berinvestasilah" pada perempuan untuk masa depan yang cerah. Ini menjadi kalimat penutup...

FJPI dan IDNTimes Gelar #NgobrolSeru Bersama Menlu Retno Marsudi

Forum Jurnalis Perempuan Indonesia dan IDNTimes kembali menggelar webinar. Kali ini mengambil tema “Perempuan dan Perdamaian Dunia” yang akan menghadirkan Menteri Luar Negeri RI...

FJPI Kalsel Salurkan Bantuan Banjir Lagi

Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Kalsel kembali mendistribusikan bantuan bagi korban banjir di wilayah Kalsel, yang kali ini diserahkan kepada warga Desa Sungai Pinang...

Get in Touch

461FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Posts